Bridge Universitas Padjadjaran

Tanggal 16 - 20 Mei 2012 : Kejurnas Bridge Pelajar dan Mahasiswa ke-14, Wisma Haji Pondok Gede, Jakarta.

Bridge Universitas Padjadjaran

Kejuaraan Nasional Pelajar Ke- 9 dan Mahasiswa Ke- 14 Wisma Haji Pondok Gede, Jakarta.

Bridge Universitas Padjadjaran

Foto bersama antar pemain bridge sesi closing ceremony Asean Bridge Club Open Championships 34 th Sanur Beach Hotel di Bali.

Bridge Universitas Padjadjaran

Bridge Unpad pada saat Asean Bridge Club Open Championships 34 th di Bali.

Bridge Universitas Padjadjaran

Anggota UKM BRIDGE UNPAD tahun 90'n yang selalu menjadi panutan kami bersama.

Follow Us Now

@bridgeunpad

Jumat, 25 Mei 2012

Jadwal Turnamen Bridge 2012


Jadwal Turnamen Bridge 2012 :
30 Maret - 1 April Piala Maesa khusus Junior, Mahasiswa dan Pelajar

6 April Poncol Chalengge di Bulungan Jakarta, Swiss Pairs

6-8 April Easter Congress, Singapura

7-8 April Liga Bridge Indonesia

14-22 April Kejurnas Bridge 2012, Jakarta

28-30 April Kuching Congress, Kuching Malaysia

12 - 13 Mei Liga Bridge Indonesia

16- 20 Mei Kejurnas Bridge Pelajar dan Mahasiswa, Jakarta

1-2 Juni Worldwide Bridge Contest, seluruh dunia

2 Juni Pasangan Piala IBWI di Bridge Centre Bulungan

9 - 10 Juni Liga Bridge Indonesia

9 – 15 Juli 6th World University Festival, Perancis

21 - 22 Juli Pertamina Field Tambun Cup, Cirebon

25 Juli - 4 Agustus 12th World Youth Team Championships 2012, China

28 Juli - 2 Agustus Swedish Bridge Festival

1-5 Agustus Intercity Hongkong

3-5 Agustus Pesta Sukan Singapura

11-12 Agustus Geologi Cup & Ramadhan Cup, Bandung

9-23 Agustus World Mind Sports Game 2012 Lilie, Perancis

25 Agustus-2 Sept The 7th Asia Pacific Bridge Congress, Fukuoka, Jepang

7-9 September Gabrial UI Cup, Jakarta

11 - 20 September PON 2012, Pekanbaru, Riau

Bridge Tournament


Bridge Tournament :
12 - 13 Mei Liga Bridge Indonesia

16- 20 Mei Kejurnas Bridge Pelajar dan Mahasiswa, Jakarta

1-2 Juni Worldwide Bridge Contest, seluruh dunia

2 Juni Pasangan Piala IBWI di Bridge Centre Bulungan

9 - 10 Juni Liga Bridge Indonesia

9 – 15 Juli 6th World University Festival, Perancis

21 - 22 Juli Pertamina Field Tambun Cup, Cirebon

25 Juli - 4 Agustus 12th World Youth Team Championships 2012, China

28 Juli - 2 Agustus Swedish Bridge Festival

1-5 Agustus Intercity Hongkong

3-5 Agustus Pesta Sukan Singapura

11-12 Agustus Geologi Cup & Ramadhan Cup, Bandung

9-23 Agustus World Mind Sports Game 2012 Lilie, Perancis

25 Agustus-2 Sept The 7th Asia Pacific Bridge Congress, Fukuoka, Jepang

7-9 September Gabrial UI Cup, Jakarta

11 - 20 September PON 2012, Pekanbaru, Riau

22-23 September Selangor Congress

23 September Piala Semen Gresik

28-30 September Grand Final Liga Siswa Nasional

9- 11 Nopember Menegpora Cup, Denpasar Bali

23 – 25 Nopember Governor KEPRI Cup, Batam

2-3 Desember Walikota Sawahlunto Cup

5-9 Desember Asean Bridge Club Championship, Denpasar, Bali

15 Desember Turnamen Hari Bridge Nasional dan HUT GABSI

Selasa, 22 Mei 2012

ACBL's


General Approach

The following is from the ACBL's treatise on SAYC:

Normally open five-card majors in all seats.
Open the higher of long suits of equal length: 5-5 or 6-6.
Normally open 1 with 4-4 in the minors.
Normally open 1 with 3-3 in the minors.
Notrump openings show a balanced hand and can be made with a five-card major suit or a five-card minor suit.
1NT = 15-17
2NT = 20-21
3NT = 25-27
Strong conventional 2 opening.
Weak two-bids in diamonds, hearts and spades.

Opening Bids

Bid Description Related Conventions
1 opening bid 3+ clubs, 13-22 points Limit Raises
1 opening bid 3+ diamonds, 13-22 points Limit Raises
1 opening bid 5+ hearts, 13-22 points Limit Raises
Jacoby 2NT
Jordan 2NT
1 opening bid 5+ spades, 13-22 points Limit Raises
Jacoby 2NT
Jordan 2NT
1NT opening bid Balanced, 15-17 HCP Gerber
Jacoby Transfers
Stayman
2 opening bid 22+ points or 9+ tricks --
2// opening bids 6-card suit, 5-11 HCP RONF
2NT opening bid Balanced, 20-21 HCP Gerber
Jacoby Transfers
Stayman
3/// opening bids 7-card suit, 5-11 HCP --
3NT opening bid Balanced, 25-27 HCP Jacoby Transfers
Stayman
4/ opening bids 8-card suit, 5-11 HCP --
4/ opening bids 7+ card suit, 7 tricks not vul. or 8 tricks vul. --

Doubles

Bid Description Related Conventions
Takeout Doubles Takeout for the unbid suits --
Negative Doubles Through 2 --
SOS Redoubles Redoubling for takeout after the opponents double for penalty --

Slam Bidding

Bid Description Related Conventions
4 Gerber Asks for aces in a no-trump contract DOPI
DEPO
ROPI
4NT Blackwood Asks for aces in a trump contract DOPI
DEPO
ROPI
5NT Grand Slam Force Invites a grand slam with 2 of 3 top trump honors --

Overcalls

Bid Description Related Conventions
1-level suit overcall 8-16 HCP, 4+ card suit --
1NT Balanced, 15-18 HCP Gerber
Jacoby Transfers
Stayman
Michaels Cuebid 5-5 or longer in two suits --
Unusual 2NT 5-5 or longer in the lower two unbid suits --
Weak jump overcalls 6-card suit, 5-11 points RONF

Defensive Leads

Vs. Suit Vs. Notrump Notes
xx xx Includes all doubletons, such as KJ, QJ, J5, and 32. The only exception is AK - lead the king.
AKx AKx --
KQx KQx --
QJx QJx --
JTx JTx --
JT9x JT9x --
KJTx KJTx --
KT9x KT9x --
QT9x QT9x --
xxx xxx Low vs. suit contracts. Top of nothing vs. no-trumps.
xxxx xxxx 4th-best vs suit contracts. Second-highest vs. no-trumps (without holding an honor).
xxxxx xxxxx 4th-best vs suit contracts. Second-highest vs. no-trumps (without holding an honor).

Defensive Carding

Standard attitude signals. High encourages, low discourages.
Standard count signals. High-low shows an even # of cards, low-high shows odd.

Origins

SAYC is a bidding system created by the ACBL in the 1980s for tournament play. The intent was to offer "Yellow Card" events in which everyone played the same system, thereby avoiding alerts and misunderstandings.

When online duplicate bridge began in the late 1990's, SAYC filled the need for a default convention card. It gained traction on OKbridge and was later adopted by Bridge Base Online. Ironically, SAYC is more popular today as the de facto system in online pickup games than the carefully standardized sit-down events which the ACBL originally envisioned.

Online adoption has led to grassroots modifications of the system, with some players defining "SAYC Basic" vs. "SAYC Full". Officially, the ACBL does not make this distinction.

It is also worth noting that SAYC, being 20 years old, is outdated in some respects. Experienced tournament players will consider filling some "holes" in the system, including (but not limited to):

Inverted Minors
Roman Key Card Blackwood
A defense to 1NT, such as Cappelletti or DONT

Kartu Remi


Kartu permainan (bahasa Inggris: playing cards), atau lebih dikenal dengan kartu remi, adalah sekumpulan kartu seukuran tangan yang digunakan untuk permainan kartu. Kartu ini sering juga digunakan untuk hal-hal lain, seperti sulap, enkripsi, permainan papan, dan pembuatan rumah kartu. Kata “remi” itu sendiri sebenarnya adalah nama salah satu permainan kartu.
Ada 1001 macam permainan kartu. Setiap negara, bahkan wilayah suatu negara, memiliki jenis permainannya sendiri. Di Indonesia, akrab dengan istilah permainan “41”, “remi”, “cangkulan”, dsb. Namun, yang populer di banyak negara misalnya poker, canasta, blackjack, casino, solitaire, bridge, dengan jumlah pemain yang bisa berbeda-beda.
Solitaire dan bridge barangkali lebih familiar ketimbang yang lain. Solitaire, yang sudah dimainkan orang sejak ratusan tahun lalu - dan banyak jenisnya - itu dimainkan sendirian, terutama untuk mengisi waktu luang. Jangan heran kalau menjelang jam kerja berakhir di kantor-kantor, mudah dijumpai karyawan memainkannya di layar komputer pribadi (PC), bukan dengan kartu betulan. Maklum, solitaire menjadi program game standar yang di-install di PC.
Sedangkan bridge yang harus dimainkan oleh 4 orang - biasanya berpasangan - bahkan menjadi salah satu nomor andalan bagi tim Indonesia dalam dunia olahraga untuk meraih kemenangan dalam suatu turnamen bridge internasional.
Seperti kita kenal sekarang, satu pak kartu remi berisi 52 lembar. Dibagi menjadi 4 suit atau jenis kartu (Spade, Heart, Diamond, Club), masing-masing terdiri atas 13 kartu (dari As, 2, 3, dst. sampai King). Plus kartu tambahan berupa dua kartu joker, hitam dan merah.
Kapan dan siapa penemu kartu remi tidak diketahui secara pasti. Diduga embrionya berasal dari daratan Cina atau Hindustan (India) sekitar tahun 800. Bagaimana ceritanya sampai bisa masuk ke Eropa pun agak samar-samar. Mungkin dibawa oleh para pedagang, tentara, atau suku-suku nomaden. Yang jelas, jenis permainan kartu ini - entah datang dari Timur, Mesir, atau Arab - muncul di Italia kira-kira akhir tahun 1200-an. Setelah itu menyebar ke Jerman, Perancis, dan Spanyol.

Sejarah

Kartu tarot modern.
Sejumlah ahli sejarah menduga, kartu permainan itu hasil evolusi dari sejenis permainan catur yang dimainkan oleh para gembala di Asia Barat. Sambil menggembala, mereka bermain catur memakai kerikil. Ahli lain berpendapat, permainan kartu merupakan evolusi dari semacam upacara untuk berkomunikasi dengan para dewa. Empat batang tongkat atau anak panah yang sudah ditandai dengan empat simbol berbeda, dilemparkan ke atas altar. Tongkat mana yang jatuh, itulah yang diinterpretasikan sang pendeta sebagai titah dewa.
Kartu pertama di Eropa (Italia) disebut Kartu Tarot (tarrochi) atau tablet nasib karena bentuknya seperti tablet, dan digunakan antara lain untuk meramal nasib. Tarot tertua berasal dari tahun 1470 di Lombardy. Satu setnya terdiri dari 50 kartu, dibagi menjadi 5 kelompok masing-masing 10 kartu. Pada permukaannya terukir tema-tema alegori atau mitologi tentang berbagai aspek kehidupan seperti ilmu, seni, planet, dsb.
Tarot terus berevolusi. Tarot Venetia jumlahnya 78 kartu, termasuk sebuah kartu - namanya il matto (si pandir) - yang diduga sebagai cikal-bakalnya joker modern.
Dulu kartu permainan terbatas dinikmati kaum borjuis atau bangsawan mengingat harganya mahal karena masih buatan tangan dan gambarnya hasil lukisan. Setelah sistem cetak dengan kayu ditemukan, kartu menjangkau masyarakat ramai. Produksi makin meningkat setelah ditemukan teknik cetak dengan plat tembaga. Ditemukannya proses reproduksi warna dengan teknik litografi di awal 1800-an makin mendorong munculnya kartu-kartu cantik dari Jerman, Italia, dan Perancis.
Sejarah tidak mencatat siapa sebenarnya sosok Jack, Queen, dan King pada kartu modern. Namun tokoh pada kartu-kartu sebelumnya terus berganti dari waktu ke waktu. Pada kartu tua dari Italia dan Spanyol, keempat kartu King-nya menggambarkan para raja dari kerajaan besar dunia Abad Pertengahan. Lalu ketika Raja Henry III dari Perancis naik tahta, kostum para bangsawan pada kartu berubah mengikuti mode di zaman itu.

Sejarah Bridge


Sejarah Bridge berasal pada awal abad ke-16, ketika permainan yang disebut Whist telah diciptakan. Selama dua abad, permainan Whist mengalami perubahan seperti dalam trumps atau honors-nya, dan terus berkembang. Publikasi secara luas yang dilakukan pertama kali dari permainan ini adalah dari buku Edmond Hoyle (1742). Secara umum, dalam Whist ada empat pemain yang bermain sebagai dua pasangan bermain dengan menggunakan 52 kartu. Tiap pemain memiliki 13 kartu dan bersama-sama dengan partnernya mencoba untuk memenangkan trik sebanyak mungkin. Trik adalah kumpulan empat kartu - masing-masing diteruskan oleh tiap pemain - dan kartu dengan nilai tertinggi menang. Kontrak tidak ditentukan dan scoring masih sangat sederhana.



Pada abad 19 permainan ini dianalisis dan dipelajari dengan serius. Dan segera, bermunculan-lah para pemain profesional pada 1857, dan turnamen pertama dari 'duplikasi' permainan kartu Whist diadakan. Namun keberhasilan turnamen tersebut ternyata tetap tidak banyak mengundang banyak minat di negara- negara Eropa. Perkembangan yang lebih baik malah terlihat di Amerika Serikat. Whist menjadi permainan publik pada tahun 1881, ketika American Whist League didirikan. American Whist League mulai mengatur permainan pasangan dan turnamen-turnamen. Buku John Mitchell, yang diterbitkan pada saat yang sama, mengatur dan menetapkan sejumlah aturan untuk kegiatan-kegiatan ini. Penulis juga menulis poin-poin aturan tentang turnamen dan rincian organisasi lainnya. Pada saat yang sama, sebuah permainan baru muncul sebagai 'duplikasi' permainan Whist ... dan itu disebut Bridge.



Ada banyak teori tentang asal Bridge. Tetapi besar kemungkinannya dari Rusia (sumber-sumber lain menyebutkan Turki), karena jauh sebelum munculnya permainan Bridge di dunia, Rusia memainkan permainan yang sangat mirip (dengan aturan penawaran, nilai dan dummy). Bridge menyebar ke Mesir dan Turki, dibawa oleh para diplomat dan tentara.Dan beberapa waktu kemudian muncul di Eropa (Paris, London) dan New York. Buku pertama tentang Bridge diketahui diterbitkan pada tahun 1886, berjudul "Biritch or Russian Whist", dan mungkin menggambarkan tentang aturan main. Bentuk tertua Bridge sering disebut Bridge-Whist, ketika penawaran telah ditambahkan ke dalam peraturan - Lelang Bridge. Pada awal abad ke-20, banyak sistem permainan yang berbeda diciptakan. Sebagai contoh di India permainan ini disebut S.A.C.C. Ini adalah Bridge dimana pemain mendapatkan poin mereka hanya untuk bid tricks (dan tidak ada trik tambahan). Permainan ini berkembang cepat, namun tetap masih kalah populer dari permainan Whist. Tapi itu tidak berlangsung lama. Pada tahun 1927, Harold Vanderbilt menciptakan permainan baru. Dia menggabungkan seluruh inovasi yang telah dilakukan (misalnya sistem SACC) dan menambahkan beberapa elemen baru (misalnya point tambahan yang besar untuk Grand Slam dan Small Slam). Namun, perubahan yang paling penting adalah memperbaiki sistem kontrak, yang lebih ditekankan pada partnership dari sebelumnya. Karyanya - meskipun tidak dipublikasikan secara luas - menjadi dasar untuk Kontrak Bridge modern, yang merupakan jenis permainan yang dikenal saat ini. Pada tahun 1928, American Bridge League diciptakan dan pada tahun 1929 edisi pertama "The Bridge World" telah diterbitkan oleh Ely Culbertson, yang berperan sangat penting bagi evolusi lebih lanjut dari Bridge. Dan Charles Goren, yang dikenal sebagai "Mr Bridge" berhasil melanjutkan perkembangan permainan ini. European Bridge Championships Open pertama (untuk pria saja) diselenggarakani di Scheveningen (Belanda) pada tahun 1932 dan kejuaraan untuk perempuan pertama kali diadakan di Brussels (Belgia) pada tahun 1935. Team World Championships Open diadakan pada tahun 1935 di New York dan untuk perempuan pada tahun 1974 di Venesia. Pada tahun 1958 Federasi Bridge Dunia (WBF) didirikan dan di bawah perlindungan First Bridge Olympic pada tahun 1962. Amerika mendominasi turnamen Bridge tersebut, sampai tahun 1957 ketika pemain Italia mulai mencetak kemenangan yang luar biasa, mengambil sepuluh kemenangan berturut-turut kejuaraan dunia Bermuda Bowl. Tetapi Amerika akhirnya mengalahkan mereka pada tahun 1970. Ini adalah peristiwa penting, karena tim Amerika adalah salah satu pemain profesional pertama dalam sejarah Bridge.

Bermain Bridge


Bermain Bridge
Jenis Kartu Bridge
Mayor: Spade (S), Heart (H)
Minor: Diamond (D), Club(C)
Ranking Kartu
1. Spade
2. Heart
3. Diamond
4. Club
Nilai Kartu
Ace = 4 poin
King = 3 poin
Queen = 2 poin
Jack = 1 poin
Total Point Keseluruhan = 40 poin
Jenis Permainan
1. Trump: bermain dengan warna
2. No Trump (NT): bermain tanpa warna
Pedoman poin berdua untuk batasan kontrak (kecuali istimewa kartu)
1. 16-23 poin (part score)
2. 24-30 poin (game)
3. 31-35 poin (slam)
4. 36-40 poin (grand slam)
Tingkatan Permainan
1. Part Score: 1C-4C/1D-4D/1H-3H/1S-3S/1NT-2NT
2. Game 3NT/4S/4H/5C/5D
3. Slam: 6C/6D/6H/6S/6NT
4. Grand Slam 7C/7D/7H/7S/7NT

OPENING LEADS


OPENING LEADS
Kartu yang bergambar dinamakan “Honours” atau kartu raja. Untuk tujuan leads, angka sepuluh juga bisa dianggap sebagai kartu honour.
1. KARTU TERATAS DARI YANG BERURUTAN (TOP OF A SEQUENCE)
Pilihan terbaik dalam melakukan opening lead adalah kartu teratas dari kartu yang berurutan (top of sequence). Kenapa Top of sequence menjadi pilihan terbaik? Karena Anda dapat mempromosikan kartu pemenang di pihak anda jika berhasil mengeluarkan kartu tertinggi dari declarer.
Dalam melawan kontrak No Trump sebaiknya dari Tiga Kartu yang berurutan, mis: AKQ6,KQJ32, QJ105, J1094.
Dalam melawan kontrak Trumps dapat hanya dua kartu raja saja yang berurutan. Mis: AK43,KQ43, QJ952,dll.

JANGAN MELAKUKAN LEAD kartu honour (raja) kecuali anda memiliki kartu berurutan dibawahnya !. melakukan leads kartu Honour menjanjikan bahwa anda memiliki kartu tertinggi dibawahnya.

2. KARTU KE-4 DARI SUIT YANG TERPANJANG
Pilihan terbaik berikutnya jika anda tidak memiliki kartu yang berurutan adalah kartu ke-4 dari suits yang terpanjang. Mis: K9852, kartu yang dilead 5.
Tujuannya adalah untuk memaksa declarer untuk mengeluarkan kartu tertingginya sehungga anda dapat mempromosikan kartu tertinggi anda. Dan juga kemungkinan dapat mendapatkan trik dengan kartu kecil dalam melawan kontrk No Trump.

INGAT KARTU LEAD DARI PARTNER!
Selalu mengingat suit apa dan kartu apa yang di lead oleh partner, pada saat melakukan lead pembukaan. Karena biasanya dia (partner) menginginkan anda untuk melakukan lead suit ini lagi, sewaktu anda ada kesempatan memenangkan trik. Terutama ingat jika partner melakukan lead Honour berarti memliki kartu honour dibawahnya.

Source: Beginner Bridge Booklet